Showing posts with label Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Bisnis. Show all posts

Ponsel Spesialis Dual-Sim

Penulis : AF/M-4
Ponsel_Spesialis_Dual Sim

lexusphone.com

PASAR ponsel Indonesia tampaknya semakin diwarnai ponsel asal China. Belum lama ini, PT Vagus Multi Technology meluncurkan sebuah ponsel asal 'Negeri Tirai Bambu' itu yang diberi tajuk Lexus Mobile. Sebuah nama persis dengan merek sebuah kendaraan premium.

Menurut Direktur Utama PT Vagus Multi Technology Ruddy Lie, Lexus Mobile diluncurkan di Indonesia dalam sembilan varian, antara lain Lexus 1102i, Lexus 1108, dan Lexus 6933. Yang menarik, delapan dari sembilan varian Lexus yang dirilis masuk dalam jajaran ponsel dualsim card, baik GSM-GSM maupun GSM-CDMA.

Di antara delapan varian tersebut, ada yang bisa dual-on ada pula yang tidak. Sebagian produk Lexus sudah ada yang berlayar sentuh, seperti Lexus 6933, Lexus 2108, dan Lexus 8998.

Ponsel China kebanyakan memang membidik pasar low-end. Demikian pula dengan Lexus. Oleh karena itu, pihak Vagus tidak mematok harga terlalu tinggi. Ponsel Lexus hanya dibanderol Rp400 ribu - Rp1,8 juta dengan masa garansi satu tahun.

PT Vagus Multi Technology sudah menebar pusat layanan (service center) di enam kota di Indonesia, yakni Jakarta, Bandung, Tangerang, Medan, Yogyakarta, dan Batam. Meski terbilang murah, kita tidak bisa berharap banyak dari segi implementasi teknologi. Misalnya, dari perspektif jaringan.

Semua ponsel Lexus yang baru saja dirilis--termasuk yang sudah mendukung layar sentuh--tidak ada yang sudah mendukung teknologi 3G. Alhasil komunikasi data tidak akan terlalu hebat. (AF/M-4)

Notebook Berkulit Buaya

Penulis : AF/M-1
Notebook_Berkulit_Buaya

flickr.com

ANDA yang memimpikan sebuah notebook yang mendukung fesyen sepertinya pantas melirik koleksi terbaru yang diperkenalkan pabrikan Sony. Belum lama ini Sony melahirkan Vaio Signature Series yang diklaim mengusung style dan performa sekaligus. Yang menarik, Vaio Signature Series hanya diproduksi dalam jumlah terbatas sehingga konsumen perlu adu cepat memburunya.

Sebut saja tipe Vaio CS390 yang akan dilempar ke pasar 300 unit saja. Dengan dibalut warna kulit buaya yang terkesan glossy dan elegan, Vaio CS390 itu dilego mulai US$779,99. Konsumen juga bisa melakukan perubahan spesifikasi dan fitur (customization) sesuai keinginan.

Dari sisi teknis, otak Vaio tipe tersebut sudah cukup kencang karena bisa dijejali prosesor hingga frekuensi 2,8 GHz jenis Intel Core 2 Duo.

Daya ingatnya pun sangat baik karena didukung 8 Gb RAM. Tidak seperti notebookblue-ray drive yang notabene lebih modern ketimbang DVD Drive. Sementara itu, dari segi layar, notebook berwarna cokelat tersebut dibekali layar LCD 14,1'' Xbrite-Eco.

Sayangnya, notebook modis dari jajaran Signature Series itu hingga kini belum mendarat di Indonesia. Kendati demikian Anda tetap bisa memburunya secara daring lewat situs Sonystyle.com. Awas, jangan sampai kehabisan! (AF/M-1)
kebanyakan yang masih mengusung DVD-ROM/RW, Vaio CS390 justru sudah dikawinkan dengan

Menyiasati Biaya Pernikahan

Penulis : Yulia Permata Sari
Menyiasati_Biaya_Pernikahan

thedailygreen.com

DI zaman resesi seperti saat ini, segala pengeluaran harus diperhitungkan secermat mungkin. Bagi Anda yang tidak lama lagi akan melangsungkan resepsi pernikahan, menyusun anggaran biayanya tentu menjadi pekerjaan merepotkan. Apalagi, jika dana yang dimiliki agak pas-pasan.

Tapi tenang saja, sebab masih ada beberapa trik yang dapat dilakukan untuk menekan pengeluaran. Berikut ini Media Perempuan memberikan beberapa petunjuknya:

1. Pelajari baik-baik daftar tamu untuk melihat apakah ada kemungkinan untuk memangkas jumlah undangan. Mengurangi jumlah tamu bisa menghemat sejumlah uang yang dapat dialokasikan untuk keperluan lain.

2. Undangan dan suvenir bisa menghabiskan cukup banyak dana. Jika merasa cukup kreatif, mengapa tidak membuat undangan dan suvenir sendiri? Anda bisa membuka beberapa situs seperti do-it-yourself-invitations.com untuk melihat sejumlah ide sekaligus mempelajari langkah demi langkah pembuatannya.

3. Daripada menyewa gedung sebagai tempat resepsi, lebih baik mempertimbangkan kemungkinan untuk menyelenggarakannya di rumah demi menghemat biaya.

4. Manfaatkan social networking Anda untuk mendapatkan potongan harga khusus, misalnya untuk jasa fotografer, catering, hiburan, dan lain sebagainya. Jika kebetulan memiliki teman yang jago fotografi, minta bantuannya untuk mendokumentasikan momen bahagia Anda.

5. Harga sebuah kebaya atau gaun pengantin sangat bervariasi, mulai dari yang masih terjangkau kantong, sampai yang harganya selangit. Sebagai alternatif, lebih baik memilih menyewanya untuk menekan pengeluaran. Lagipula, Anda toh hanya akan menggunakannya satu kali.

Tiga Kesalahan dalam Membeli Asuransi Jiwa

Penulis : Yulia Permata Sari
Tiga_Kesalahan_dalam_Membeli_Asuransi_Jiwa

subprimeblogger.com

ASURANSI jiwa agaknya telah menjadi salah satu jenis asuransi yang poluler saat ini. Dengan premi yang cukup terjangkau, asuransi ini mampu menjamin biaya pemakaman, tagihan pengobatan, pembayaran utang dan obligasi, sekaligus menjamin standar kehidupan keluarga yang ditinggalkan apabila pemegang polisnya meninggal dunia.

Tapi tahukah Anda, ternyata banyak orang melakukan kesalahan ketika membeli asuransi jiwa. Berikut ini Media Perempuan merinci beberapa kekeliruan yang sering terjadi:

1. Membeli asuransi jiwa padahal tidak memiliki tanggungan
Asuransi jiwa berguna sebagai proteksi untuk mengantisipasi pengaruh yang terjadi, apabila seseorang yang menanggung kehidupan finansial keluarga tidak bisa lagi menjalankan fungsi sebagaimana layaknya.

Dengan kata lain, produk asuransi jiwa sebenarnya tidak diperlukan oleh orang yang tidak memiliki kewajiban menafkahi keluarga, atau tidak memiliki tanggung jawab finansial terhadap orang lain. Lebih baik, pilih jenis asuransi lain sesuai kebutuhan, misalnya asuransi kesehatan, asuransi cacat, dan lain-lain.

2. Membeli asuransi jiwa untuk anak kecil
Memberikan perlindungan dengan membeli asuransi jiwa untuk anak yang masih kecil bukan tindakan bijaksana. Sebab, anak tersebut belum memiliki penghasilan sendiri sehingga belum memiliki nilai ekonomis bagi keluarga.

Seharusnya, orang tua yang membeli polis asuransi sebagai proteksi terhadap anak, apabila suatu hari nanti mereka meninggal dunia. Prioritaskan asuransi bagi pihak yang memiliki nilai ekonomi tertinggi yang menjadi tulang punggung keluarga.

3. Membeli asuransi jiwa karena preminya rendah
Tidak sedikit orang memilih produk asuransi jiwa karena perhitungan premi yang rendah. Padahal, pemilihan produk asuransi seharusnya ditentukan berdasarkan uang pertanggungan yang diberikan perusahaan asuransi ketika terjadi sesuatu terhadap pemegang polisnya.

Besar uang pertanggungan yang sebaiknya dimiliki setiap orang berbeda-beda antara satu dengan yang lain, tergantung jumlah tanggungan dan kewajiban yang harus dilunasi. Secara garis besar, nilai pertanggungan harus mampu memenuhi kebutuhan hidup keluarga yang ditinggalkan selama beberapa waktu, termasuk untuk membiayai pendidikan anak-anak hingga mereka mandiri, dan untuk melunasi utang (jika ada).

Untuk menentukan besar uang pertanggungan, ada beberapa pendekatan yang bisa dilakukan. Pertama, misalkan penghasilan perbulan sebesar Rp 3 juta dan bunga deposito 6% pertahun (0,5% perbulan). Maka, nilai pertanggungan yang dianjurkan adalah: Rp 3 juta x 100/0,5 = Rp 600 juta.

Kedua, bisa juga menyesuaikannya dengan besar pengeluaran keluarga perbulan, dan dihitung dengan rumus yang sama.

Selain itu, ada juga beberapa sumber yang menyarankan untuk mengalikan jumlah pengeluaran pertahun dengan angka 10. Jadi, misalkan pengeluaran perbulan Rp 3 juta, maka besar uang pertanggungan yang dibutuhkan yakni: Rp 3 juta x 12 x 10 = Rp 360 juta.

Dana Pendidikan: Asuransi atau Tabungan?

Penulis : Yulia Permata Sari
Dana_Pendidikan_Asuransi_atau_Tabungan

thesun.co.uk

SALAH satu perencanaan pembiayaan pendidikan anak di masa mendatang membuat para orang tua mulai menyisihkan sebagian pendapatan sebagai dana yang bisa disimpan melalui asuransi atau tabungan pendidikan.

Asuransi pendidikan maupun tabungan pendidikan pada dasarnya memiliki fungsi yang sama, yakni sebagai proteksi sekaligus investasi di mana proses penarikan dana dapat disesuaikan dengan jadwal masuk sekolah anak.

Akan tetapi, kedua produk tersebut tentunya memiliki sejumlah kelebihan serta kekurangan masing-masing. Berikut ini Media Perempuan memberikan sedikit gambaran mengenai perbedaannya.

Asuransi pendidikan:
  • Melalui agen asuransi, nasabah/pemegang polis menentukan jumlah uang pertanggunganyang diinginkan. Setelah itu, pihak asuransi akan menghitung jumlah premi yang harusdibayarkan sekaligus atau secara reguler (misalnya pertahun, perbulan, pertiga bulan, dan lain sebagainya).
  • Asuransi pendidikan juga memberikan fungsi investasi dengan melakukan pengelolaan serta penginvestasian sebagian dari premi yang dibayarkan.
  • Manfaat yang diberikan biasanya merupakan prosentase tertentu atas uang pertanggungan yang telah disepakati, dan akan dibayarkan ketika anak mulai memasuki jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.
  • Asuransi pendidikan juga memberikan proteksi atas risiko kematian. Jika orang tua yang membayarkan premi meninggal dunia sehingga tidak bisa lagi meneruskan kewajiban, maka anak tetap akan mendapatkan manfaat asuransi.

Tabungan pendidikan:
  • Tabungan pendidikan merupakan suatu produk di mana nasabah diharuskan menabung sejumlah uang secara rutin, yang besarnya tergantung dari target dana pendidikan yang ingin dicapai.
  • Tabungan pendidikan umumnya sekaligus dilengkapi dengan asuransi jiwa atau asuransi lain, yang premi tiap bulannya dibayarkan langsung oleh pihak bank. Jika terjadi sesuatu terhadap orang tua yang menyetorkan uang, misalnya karena meninggal dunia, maka pihak asuransi akan mengambil alih kewajiban sebagai pihak penyetor.
  • Tabungan pendidikan merupakan produk tambahan pada rekening tabungan utama. Nasabah tidak perlu repot-repot menyetorkan sejumlah uang ke rekening tabungan pendidikan, karena pihak bank akan mendebet secara otomatis jumlah tersebut dari rekening tabungan utama.
Jika rekening tabungan utama gagal didebet karena dananya tidak mencukupi, maka denda yang dikenakan pihak bank terhitung besar. Selain itu, jika gagal debet terjadi selama beberapa kali sesuai batas waktu yang ditentukan, maka pihak bank akan menutup rekening tersebut secara otomatis. (0L-08)

Seni Meminjamkan Uang

Penulis : Yulia Permata Sari
Seni_Meminjamkan_Uang

wowowow.com

MENOLONG dengan cara meminjamkan uang kepada seseorang yang sedang mengalami kesulitan finansial, memang baik. Apalagi, jika orang itu adalah kerabat atau teman akrab kita sendiri. Akan tetapi, jika niat baik tersebut malah disalahgunakan--misalnya orang itu selalu mengelak melakukan pembayaran--maka apa yang harus dilakukan?

Meminjamkan uang kepada seseorang yang dekat dengan kita memang selalu menimbulkan dilema. Jika tidak dipinjamkan, maka tak enak hati. Tapi jika dipinjamkan pun, ada risiko uang tersebut tidak kembali.

Untuk menghindarkan diri dari situasi tidak mengenakkan tersebut, berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang sebaiknya diperhatikan sebelum memutuskan mengucurkan dana bantuan:

1. Kepercayaan
Pastikan apakah orang yang akan diberikan pinjaman dapat dipercaya. Apabila kecil kemungkinan uang yang Anda pinjamkan akan kembali, maka lebih baik hanya memberikan sebagian kecil dari yang diminta, atau tidak meminjamkan sama sekali.

Sebaliknya, jika orang tersebut dapat dipercaya, maka Anda boleh mempertimbangkan untuk memberinya bantuan sesuai kemampuan finansial atau berikan saja seikhlas Anda tanpa berharap akan kembali.

2. Jumlah
Jika orang itu meminjam uang yang jumlahnya terhitung kecil, maka Anda bisa menunggu hingga dia memiliki kesadaran sendiri untuk mengembalikan pinjaman tersebut. Apabila dia meminjam uang dengan nominal sedang, maka tak ada salahnya jika Anda sekali-sekali mengingatkannya untuk melakukan pembayaran (tentu saja dengan cara yang halus dan tidak terlalu kentara).

Akan tetapi, jika uang yang dipinjam berjumlah cukup besar, Anda sebaiknya mempertimbangkan membuat perjanjian tertulis untuk menjamin pinjaman tersebut dikembalikan.

3. Kegunaan
Jangan asal memberikan pinjaman tanpa menyelidiki terlebih dahulu untuk apa uang tersebut diperlukan. Apakah uang tersebut memang dibutuhkan untuk hal-hal krusial (misalnya untuk membayar biaya perawatan rumah sakit, membayar uang kuliah, dan lain sebagainya), atau hanya digunakan untuk bersenang-senang?

Anda tentu tidak ingin uang yang dipinjamkan disalahgunakan untuk hal-hal negatif. Selain itu, selidiki juga apakah orang tersebut meminjam uang untuk menutupi utang lainnya. Jika iya, sebaiknya pertimbangkan baik-baik efek yang ditimbulkan jika Anda memberikannya pinjaman. Apakah hal itu justru akan memupuk kebiasaan 'gali lubang tutup lubang'?

4. Waktu
Jangan pernah ragu bertanya kapan orang yang ingin meminjam uang itu bisa melakukan pembayaran. Jika jangka waktunya terlalu lama atau--lebih buruk lagi--dia tidak bisa memberikan kepastian, pikirkan ulang niat untuk memberikannya pinjaman.

Semakin lama jangka waktu peminjaman, semakin mudah pula orang tersebut 'lupa' melakukan pembayaran. Bahkan, bukan tak mungkin Anda pun akan kian malas untuk menagihnya. (OL-08)

Pasar Tradisional Vs Pasar Modern

Penulis : Yulia Permata Sari
Pasar_Tradisional_Vs_Pasar_Modern

MI/PALCE AMALO

DI zaman resesi seperti saat ini, orang harus lebih cermat dan bijak membelanjakan setiap sen uang, termasuk ketika membeli kebutuhan hidup sehari-hari. Jika selama ini terbiasa berbelanja bulanan di supermarket atau pasar modern lainnya, sudah waktunya melirik kemungkinan berbelanja di pasar tradisional. Selain lebih murah, Anda pun bisa turut membantu meningkatkan taraf kesejahteraan para pedagang kecil.

Sebagai bahan pertimbangan, berikut ini Media Perempuan memberikan sejumlah perbandingan untung-rugi berbelanja di pasar tradisional versus pasar modern:

Harga barang
Barang-barang yang dijual di pasar tradisional dan pasar modern memiliki perbedaan harga yang cukup signifikan. Harga suatu barang di pasar tradisional bahkan bisa sepertiga dari harga barang yang sama yang dijual di supermarket, terutama untuk produk-produk segar seperti sayur-mayur serta bumbu-bumbu dapur seperti bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas, merica, cabai merah, cabai rawit, dan lain sebagainya.

Tawar menawar
Berbelanja di pasar tradisional memungkinkan pembeli untuk menawar harga barang-barang hingga mencapai kesepakatan dengan pedagang. Jika cukup pintar menawar, Anda bisa mendapatkan barang dengan harga yang jauh lebih murah. Sedangkan di pasar modern, pembeli tidak mungkin melakukan tawar menawar karena semua barang telah dipatok dengan harga pas.

Diskon
Untuk urusan diskon, sejumlah supermarket memang sering memberikan berbagai penawaran yang menggiurkan. Akan tetapi, perlu diperhatikan apakah hal tersebut merupakan rayuan terselubung (gimmick) agar pembeli bersikap lebih konsumtif. Tak jarang, orang menjadi lapar mata ketika berbelanja di supermarket dan tergoda membeli barang-barang yang tidak mereka butuhkan.

Kenyamanan berbelanja
Untuk urusan kenyamanan, berbelanja di pasar modern memang jauh lebih nyaman ketimbang berbelanja di pasar tradisional. Berbagai supermarket memiliki area yang lebih luas, bersih, rapi, dan dilengkapi dengan pendingin ruangan. Sedangkan pasar tradisional menempati area yang lebih sempit, sumpek, sesak, dan tak jarang menguarkan bau kurang sedap.

Kesegaran produk
Untuk produk-produk segar seperti daging, ikan, sayur-mayur, telur, dan lain sebagainya, pasar tradisional biasanya menyajikan produk yang jauh lebih segar ketimbang supermarket, karena belum ditambahkan zat pengawet. Logikanya, pedagang di pasar tradisional memiliki dana yang cukup terbatas sehingga hanya mampu membeli pasokan barang dengan jumlah tidak terlalu banyak. Dengan demikian, produk-produk yang dijual pun lebih terjaga kesegarannya.

Nah, selamat berbelanja!

Si Kecil pun Perlu Diajari Menabung

Penulis : Yulia Permata Sari
Si_Kecil_pun_Perlu_Diajari_Menabung

womansday.com

UMUMNYA, anak-anak usia taman kanak-kanak atau sekolah dasar belum begitu mengerti tentang pentingnya tabungan, sehingga cenderung langsung menghabiskan uang saku yang mereka terima dalam sekejap mata.

Jika Anda termasuk salah satu orang tua yang kesulitan menyuruh anak menyisihkan sebagian uang saku mereka untuk ditabung, berikut ini adalah beberapa trik yang dapat dilakukan:

Mengajarkan nilai uang
Hal pertama yang perlu dijelaskan kepada anak adalah uang tidak tumbuh di pohon. Anak yang masih kecil umumnya belum menyadari bahwa uang yang mereka terima berasal dari cucuran keringat ayah dan ibu, yang bekerja membanting tulang demi memenuhi kebutuhan keluarga. Apabila anak memahami uang yang mereka kantongi didapatkan dengan sudah payah, maka mereka akan berpikir penuh pertimbangan sebelum menghambur-hamburkannya.

Sebaiknya, ajarkan nilai uang kepada anak sejak dini dengan memberikan mereka imbalan jika mau mengerjakan suatu pekerjaan yang harus disesuaikan dengan usia anak seperti mencuci mobil atau memotong rumput di halaman.

Membelikan celengan dan membuka akun tabungan
Agar anak terpacu untuk menabung, belikan mereka celengan sebagai tempat menyimpan uang yang berhasil disisihkan. Agar lebih menarik, cari celengan berbentuk karakter yang mereka sukai, misalnya yang berbentuk atau bergambar tokoh favoritnya seperti hewan atau superhero.

Jika anak sudah cukup dewasa, ajak mereka untuk membuka akun tabungan khusus untuk anak-anak yang difasilitasi beberapa bank. Temani mereka untuk memindahkan simpanan uang di celengan ke dalam rekening bank setiap beberapa bulan.

Selain itu, ingatkan mereka untuk menabungkan hadiah uang yang diberikan keluarga atau kerabat yang biasanya diberikan saat anak merayakan ulang tahun atau hari raya.

Memberikan imbalan
Agar mereka giat menabung, Anda bisa memotivasi dengan memberikan tambahan uang sesuai dengan jumlah uang yang berhasil mereka tabung. Misalnya, jika anak berhasil menyisihkan uang sebesar Rp 100.000,00 perbulan, maka Anda bisa menambahkan jumlah uang yang sama ke dalam rekening tabungan mereka sebagai penghargaan atas jerih payahnya. Dengan trik ini, anak akan terpancing meningkatkan jumlah tabungannya.

Setelah beberapa waktu, Anda bisa mengurangi persentase uang ''hadiah'' tersebut menjadi 50%, 20%, atau bahkan tidak sama sekali. Pada masa itu, anak diharapkan sudah menjadikan menabung sebagai sebuah kebiasaan sehingga tidak perlu diiming-imingi imbalan.

Menunjukkan contoh yang baik
Jadilah seorang role model yang baik dengan menunjukkan contoh secara nyata di hadapan anak. Misalnya, masukkan sisa uang belanja ke dalam celengan di depan mata anak, atau ajak mereka menemani Anda menyetorkan tabungan ke bank. Lambat laun, anak akan meniru kebiasaan tersebut dan menjadi rajin menabung tanpa perlu diingatkan.

Membuat wish list
Bantu anak menyusun daftar hal-hal seru yang dapat mereka lakukan dengan uang tabungan mereka. Misalnya, untuk membeli sepeda baru, mengunjungi kakek-nenek di luar kota, bersenang-senang di taman bermain, dan lain sebagainya.

Tempelkan wish list tersebut di dinding kamar anak supaya mereka mudah melihat dan mengingatnya. Jika perlu, tempelkan juga foto benda atau hal yang diidam-idamkan agar mereka makin termotivasi menabung lebih banyak uang. (OL-08)

Cara Bijak Gunakan Uang Plastik

Penulis : M-4
Cara_Bijak_Gunakan_Uang_Plastik

David Stuart/gettyimages.com

PERILAKU konsumtif individu bisa berujung pada sifat shopaholic atau compulsive buyer. Kesenangan seseorang bisa diperoleh dengan prilaku membeli, bukan pada manfaat barang yang dibelinya.

Penyebab utang sering kali lebih pada faktor psikologis. Misalnya ketika kasih sayang ditunjukkan dengan cara yang berlebihan.

Untuk itu berhati-hati saat menggunakan kartu kredit. Berikut beberapa tip yang perlu Anda cermati.

* Ada baiknya bertanya selengkap mungkin mengenai kartu kredit pada pihak bank. Seperti limit, jangka pembayaran, bunga, iuran tahunan, bagaimana cara menutup kartu kredit, dan lainnya. Pahami produknya dan pastikan manfaatnya.

* Jangan pernah melkukan mark up besarnya gaji Anda untuk mengelabuhi pihak bank. Biarkan pihak bank mengetahui gaji Anda yang sebenarnya dan menghitung kemampuan membayar Anda. Memang limit akan kecil, namun Anda akan sangat tertolong karena tagihan cukup realistis.

* Gunakan kartu kredit dengan bijak dan rasional. Biasakan untuk menghitung pengeluaran dan pemasukan tiap bulan sehingga diketahui seberapa besar uang yang bisa dihabiskan.

* Kartu kredit sebetulnya memiliki banyak kelebihan, seperti mudah membayar tagihan bulanan, tiket pesawat, hingga hotel. Namun, menurut psikolog Winarini Wilman Dahlan, banyak orang yang tak bisa mengenali mana kebutuhan dan keinginan.

* Jika gaya hidup tak sebanding dengan pengeluaran, jangan membebankan biaya tersebut pada kartu kredit, tapi imbangi dengan kerja keras sehingga pemasukan meningkat untuk mengimbangi pengeluaran.

* Hati-hati dengan prinsip gali lubang tutup lubang yang sering disarankan untuk menutup utang kartu kredit. Karena, dalam banyak kasus malah menyebabkan utang semakin banyak.

* Jika telah terbelit utang kartu kredit, bersikaplah kooperatif dengan pihak bank dan ceritakan permasalahannya. Umumnya bank akan membantu penyelesaian utang jika nasabah bersikap kooperatif. Lari dan bersembunyi dari kejaran utang bukanlah solusi, malah menambah permasalahan.

* Lunasi segera utang kartu kredit. Karena, dengan sistem bunga berbunga, semakin ditunda utang akan semakin membengkak.

* Jika tak memiliki uang tunai untuk membayar, perhitungkan barang-barang atau aset yang bisa dijual untuk membayar.

* Sejumlah lembaga hukum, termasuk yang kerap mengiklankan diri di koran, bisa membantu mengurangi cicilan dan bunga. Namun, besaran toleransi ini variatif. Namun, pengguna jasa mereka mesti siap menyediakan uang jasa dan tentunya mesti siap berjuang berhadapan dengan pihak bank. Siapkah Anda? (M-4)

Strategi Mempersiapkan Dana Pensiun

Penulis : Yulia Permata Sari
Strategi_Mempersiapkan_Dana_Pensiun

theglobeandmail.com

APA artinya penghasilan melimpah tetapi kita tidak mempunyai perencanaan keuangan untuk masa depan setelah pensiun? Menabung cukup banyak uang sebagai persiapan menghadapi masa pensiun merupakan suatu perkara yang sudah harus mulai dipikirkan dan segera direalisasikan. Setelah tak lagi bekerja, Anda tentu ingin menikmati hari tua dengan tenang sambil merasakan manisnya hasil jerih payah selama ini bukan?

Banyak hal yang diimpikan orang untuk masa pensiunnya, mulai dari melakukan perjalanan keliling dunia, sampai membeli rumah yang berlokasi jauh dari hiruk-pikuk kota besar. Anda tentu juga bisa merasakan pengalaman serupa, asalkan memiliki tekad bulat untuk menyisihkan sebagian pendapatan sebagai dana menghadapi hari tua.

Berikut ini Media Perempuan memberikan sejumlah strateginya:

1. Lebih cepat memulai
Mulailah merencakan masa pensiun sejak dini. Idealnya, Anda mulai menabung sejak meninggalkan bangku sekolah dan menerima gaji pertama. Sebab, semakin cepat Anda menabung, semakin banyak waktu yang dimiliki uang tersebut untuk berlipat ganda.

2. Menentukan besaran
Lantas, berapa jumlah uang yang harus ditabung untuk dana pensiun setiap bulan? Jika mulai menabung sejak berusia 20-an tahun, Anda cukup menyisihkan 10-15% penghasilan sampai berusia 45 tahun. Akan tetapi, jika terlambat memulainya maka persentase itu pun akan semakin membesar (20% untuk yang mulai menabung sejak usia 40 tahun, dan 35% untuk yang mulai menabung sejak usia 50 tahun).

3. Visi ke depan
Selain itu, besar dana pensiun juga tergantung dari visi Anda tentang hari tua. Misalnya, apakah gaya hidup yang ingin dijalani tetap sama atau lebih sederhana dibandingkan dengan gaya hidup saat ini? Atau justru sebaliknya, ketika pensiun Anda ingin menghabiskan waktu dengan berlibur mengunjungi tempat-tempat eksotis dan mahal, membeli rumah peristirahatan, dan sebagainya. Besar dana pensiun yang dibutuhkan setiap orang bervariasi sesuai dengan visi masing-masing.

4. Membatasi pengeluaran
Jika selama ini Anda termasuk salah seorang impulsive buyer, maka hentikan segera kebiasaan buruk itu! Jangan berbelanja hanya karena dorongan nafsu atau untuk menghilangkan stres, hal tersebut justru akan memperburuk perasaan Anda setelahnya. Ketika masih remaja, kebiasaan tersebut barangkali masih dapat dimaklumi. Akan tetapi, menjadi kurang bijaksana ketika Anda tetap tidak mampu mengekang nafsu berbelanja saat hampir menginjak usia pensiun.

5. Melunasi utang
Mendekati masa pensiun, semua pinjaman harus dieliminasi. Bayar lunas semua utang kartu kredit, cicilan rumah, cicilan kendaraan, dan lain sebagainya agar tidak memberatkan di hari tua. Jika memiliki kesulitan untuk membayar semuanya sekaligus, alokasikan lebih banyak dana untuk melunasi utang-utang tersebut. Misalnya, dengan memangkas pengeluaran yang tidak penting, dan memperkecil porsi tabungan dana pensiun.

Saat semua utang terlunasi, Anda bisa memfokuskan perhatian untuk menumpuk pundi-pundi uang ke dalam rekening dana pensiun. (OL-08)

Seni Bernegosiasi

Penulis : Yulia Permata Sari
Seni Bernegosiasi

justgotnicer.com

DALAM dunia profesional, keahlian bernegosiasi sangat diperlukan. Jika selama ini merasa kemampuan bernegosiasi masih payah, maka sudah waktunya mempertajam kecakapan berkomunikasi untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan.

Negosiasi adalah sebuah keahlian yang dapat dipelajari. Seni bernegosiasi berarti menciptakan win-win situation untuk masing-masing pihak yang terlibat--sebuah konsep sederhana yang sering dilupakan orang saat melakukan perundingan, membuat kesepakatan, ataupun mengajukan penawaran.

Berikut ini adalah beberapa tip yang Media Perempuan kumpulkan untuk membantu Anda menjadi seorang negosiator handal:

Menyiapkan amunisi
Bernegosiasi tanpa persiapan sama saja dengan sengaja membiarkan diri sendiri kalah. Oleh karena itu, pastikan Anda benar-benar mengetahui apa yang diinginkan dari kesepakatan yang akan dibuat. Selain itu, lakukan penelitian terhadap pihak lain untuk memahami kebutuhan, kekuatan, sampai kelemahan mereka. Cari tahu hal-hal apa saja yang dapat saling dipertukarkan oleh masing-masing pihak.

Memilih waktu yang tepat
Pemilihan waktu yang tepat sangat krusial untuk kesuksesan bernegosiasi. Jika mengetahui pihak lain termasuk pembuat keputusan yang cepat, gunakan pengetahuan tersebut untuk keuntungan Anda dengan memilih momen yang tepat. Anda harus sensitif dalam menentukan kapan waktu yang tepat untuk menekan maju, dan kapan waktunya untuk menunggu.

Menekan ego
Akan sulit untuk menemukan kata sepakat jika masing-masing pihak sibuk mempertahankan ego masing-masing. Seorang negosiator yang baik menunjukkan sikap tidak peduli atau seolah-olah tidak peduli terhadap siapa yang memeroleh kemenangan atas kesepakatan yang berhasil dibuat. Mereka pandai membuat pihak lain merasa seolah-seolah persetujuan final tersebut merupakan idenya.

Go high, or go home!
Sebagai bagian dari persiapan, definisikan dulu setinggi apa nilai jual Anda yang layak untuk diajukan. Jangan ragu membidik sasaran tinggi selama Anda mampu berargumen dengan meyakinkan. Tapi ingat, jangan pernah memberikan ultimatum! Tawaran take-it-or-leave-it

Memikirkan alternatif
Pikirkan jalan keluar alternatif sekiranya Anda tidak menemukan kata sepakat dengan pihak lain. Definisikan sejauh mana Anda sanggup menerima kekalahan/kerugian jika menerima atau menolak tawaran yang diberikan pihak lain.

Berpegang teguh pada prinsip
Sebagai seorang profesional, Anda tentunya memiliki prinsip yang harus ditaati dan tidak bisa ditawar-tawar lagi. Jika merasa kesepakatan tersebut telah melanggar batas, barangkali lebih baik membiarkannya lepas.
umumnya tidak berakhir dengan kesuksesan.

Merencanakan Prestasi Kerja

Penulis : M-3
Merencanakan Prestasi Kerja

theretirementsolution.com

KARIER ibarat perjalanan seorang di dalam organisasi. Dinamis dan perlu persiapan matang, seperti mempersiapkan perjalanan yang memiliki banyak jalur dan berubah-ubah seiring dengan perkembangan tujuan yang akan dicapai. Dibutuhkan perencanaan dan persiapan yang matang dengan melakukan pengembangan yang relevan serta sesuai dengan kebutuhan bisnis dan organisasi.

Dengan perencanaan yang baik, Anda dapat menjadi lebih kompeten, produktif, percaya diri sehingga menjadi lebih berharga bagi organisasi. Cobalah langkah-langkah berikut:

  • Buatlah sasaran karier dan target yang realistis serta sesuai dengan minat dan kemampuan Anda.
  • Tentukan apakah Anda akan berkarier sebagai spesialis atau generalis. Ingat bahwa setiap pilihan menuntut kualifikasi yang berbeda. Spesialis lebih menekankan pada kompetensi perilaku dan teknis spesifik yang mendalam, sedangkan generalis menuntut pada keluasan dan keragaman kompetensi baik perilaku maupun teknis. Namun, tidak menutup kemungkinan Anda bisa berpindah dari spesialis ke generalis ataupun sebaliknya.
  • Penting untuk memahami struktur dan golongan yang ada karena ini akan menentukan arah pergerakan karier Anda. Prinsipnya adalah menghindari arah pergerakan karier yang mengarah pada target pekerjaan dengan golongan jabatan yang lebih rendah karena setiap pergerakan merujuk pada peningkatan.
  • Tetapkan ukuran target waktu untuk sampai pada suatu tingkat tertentu. Bila organisasi menetapkan standar penilaian kinerja tertentu, Anda harus menunjukkan kinerja yang memenuhi standar atau bahkan melampaui standar yang telah ditetapkan.
  • Kuasai kompetensi yang dipersyaratkan posisi saat ini. Penguasaan kompetensi dalam pekerjaan saat ini digunakan sebagai batu loncatan dan berkaitan dengan prasyarat pengalaman kerja ditetapkan posisi di tingkat berikutnya.
  • Ketahui prasyarat kompetensi yang ditentukan untuk posisi target sehingga arah pengembangan sebaiknya difokuskan pada penguasaan kompetensi pada sasaran tersebut.
Susunlah kemungkinan pergerakan karier sebanyak mungkin dengan tetap mempertimbangkan minat dan kemampuan. Selain untuk memperkaya pilihan karier, itu sebagai langkah antisipasi jika Anda mengalami hambatan di kemudian hari. (M-3)

7 Kunci Sukses Melakukan Perjalanan Bisnis

Penulis : Yulia Permata Sari
7 Kunci Sukses Melakukan Perjalanan Bisnis

carefreetrip.com

SEBAGAI seorang wanita karier profesional, melakukan perjalanan bisnis barangkali sudah menjadi salah satu tuntutan pekerjaan, baik itu ke luar kota maupun ke manca negara. Untuk melakukan perjalanan bisnis yang sempurna, tentu diperlukan sejumlah persiapan. Berikut ini 7 Kunci Sukses Melakukan Perjalanan Bisnis supaya tujuan Anda tercapai:

Dokumen perjalanan
Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum menempuh perjalanan bisnis adalah mempersiapkan dokumen perjalanan, terutama bagi Anda yang harus bertolak ke luar negeri. Pastikan untuk menyiapkan paspor, visa dan kartu identitas. Selain itu, jangan lupa mencari tahu lokasi pasti daerah tujuan pada peta untuk mempermudah Anda ketika tiba di sana.

Pengetahuan
Lebih baik lagi jika beberapa hari sebelumnya Anda sudah berusaha mencari tahu tentang daerah yang akan Anda kunjungi misalnya musim, suhu, tempat-tempat penting seperti ATM, rumah sakit dan catat beberapa nomor penting yang sewaktu-waktu bisa dihubungi.

Berkas pekerjaan
Persiapkan semua berkas pekerjaan yang diperlukan, dan tempatkan di dalam sebuah map khusus sebelum dimasukkan ke dalam tas kerja. Pastikan Anda menyimpannya dengan rapi agar berkas-berkas tersebut tetap licin dan jauh dari noda. Susun dokumen sesuai rundown meeting. Yang akan digunakan pertama kali letakkanlah di susunan paling atas. Hal ini juga menandakan kesiapan Anda dalam melakukan pekerjaan.

Busana
Tidak perlu terlalu banyak membawa pakaian, apalagi jika jangka waktu perjalanan termasuk singkat. Pilihlah busana dan sepatu serbaguna yang mudah dipadupadankan untuk menghemat ruang di dalam koper Anda. Selain itu, pilih pakaian bewarna gelap agar tidak mudah kotor. Kalau bisa, pilih kemeja, blazer, dan celana berbahan antikusut agar Anda tidak perlu repot-repot menyetrika sekiranya diperlukan.

Make up dan toiletries
Bawalah bahan-bahan make up Anda dalam jumlah sesuai kebutuhan. Misalnya shampoo, atau pelembab yang besar, bisa dipindahkan ke dalam botol-botol yang kecil. Di toko-toko terkemuka sekarang sudah pula tersedia kemasan kecil, disertai spatula dan wadah khusus untuk mengepaknya supaya rapi saat dibawa hingga digunakan. Jangan lupa bawalah parfum kesayangan Anda, supaya tetap segar sepanjang perjalanan bisanis Anda.

Kartu nama
Bawa selalu kartu nama setiap kali Anda bepergian melakukan perjalanan bisnis. Hal ini penting untuk membangun networking demi kemajuan karier profesional. Jika perlu, tuliskan di acara apa Anda bertemu dengan seseorang yang diberikan kartu nama agar dia dapat lebih mudah mengingat Anda. Selain itu, jangan lupa pula untuk meminta kartu namanya.

Perangkat komunikasi
Jangan melupakan perangkat komunikasi agar tetap bisa terhubung dengan dunia luar. Telepon seluler, PDA, atau laptop merupakan sejumlah perangkat yang dibutuhkan untuk menunjang kebutuhan Anda akan akses informasi, termasuk untuk urusan pekerjaan. Jika untuk waktu yang agak lama, bawalah juga charger alat-alat komunikasi Anda, atau bawalah baterai cadangan supaya komunikasi dan juga tugas pekerjaan Anda tidak terbengkalai. (OL-08)

Menyeimbangkan Karier dan Kehidupan Personal

Penulis : Yulia Permata Sari
Menyeimbangkan Karier dan Kehidupan Personal

sheknows.com

MENEMUKAN keseimbangan hidup merupakan strategi terbaik untuk bisa terus maju dan menjadi yang terdepan. Selain memfokuskan diri dalam mengejar karier profesional, Anda juga harus memberikan perhatian terhadap kehidupan personal.

Jika selama ini masih merasa kesulitan membagi waktu antara pekerjaan dengan hubungan sosial, ada baiknya menarik diri sejenak demi mendapatkan perspektif untuk menilai hal terpenting dalam hidup Anda.

Tetap fleksibel
Fleksibilitas merupakan kunci utama untuk memeroleh keseimbangan hidup. Cobalah sesekali membebaskan diri dari norma dan aturan yang selama ini membelenggu, karena hal tersebut hanya membatasi pilihan dan menimbulkan kebosanan. Jika berlangsung dalam jangka panjang, maka bisa memicu stres dan depresi.

Tidak sedikit orang yang begitu terbenam dalam pekerjaan setiap harinya, sehingga tidak memiliki waktu lagi untuk menikmati berbagai aktivitas yang dulu sangat digemari. Jika demikian keadaannya, mengubah lingkungan Anda merupakan cara paling sederhana untuk mengatasinya.

Coba rehat sejenak dan mengambil cuti untuk sebuah liburan impian yang selama ini diidam-idamkan. Jika tidak mungkin, rekreasi singkat ke tempat-tempat menarik di dalam kota pun sudah cukup memadai. Selain itu, bisa juga memanjakan diri dengan perawatan khusus di spa, atau membaca buku-buku menarik sebagai hiburan sekaligus memperkaya wawasan.

Menjaga kesehatan
Jika Anda seorang workaholic, jangan lupa memberikan perhatian lebih terhadap masalah kesehatan dan pola makan. Bekerja terlalu berat biasanya dapat membuat seseorang menderita sakit kepada atau migrain.

Selain itu, stres juga akan berdampak pada rendahnya tingkat kekebalan tubuh sehingga Anda menjadi gampang sakit. Jadi, ada baiknya mengonsumsi vitamin jika untuk meningkatkan daya tahan jika diperlukan.

Stay organized!
Untuk mengatur waktu bermain dan bekerja, gunakan kalender atau desktop planer sehingga Anda mengetahui kapan harus melakukan ini dan kapan harus melakukan itu. Lebih baik lagi jika mau menyimpan sebuah jurnal untuk membantu melewati situasi sulit, dengan menumpahkan berbagai emosi yang berkecamuk di dalamnya.

Memerhatikan orang terdekat
Keluarga dan sahabat merupakan tempat bersandar yang selalu dapat diandalkan. Oleh karena itu, jangan lupa untuk menyisihkan waktu dan menjadikan mereka sebagai salah satu prioritas penting dalam hidup Anda.

Mencari proyek baru
Mengerjakan proyek baru selalu mampu memompakan semangat baru ke dalam diri Anda. Tidak perlu yang terlalu susah, cukup proyek kecil yang tidak terlampau menyita waktu. Misalnya, mempelajari sejumlah keahlian baru seperti memasak masakan Italia, melukis sketsa, merajut, belajar bahasa Perancis, dan lain sebagainya.

Selain itu, buka pikiran terhadap setiap kesempatan yang lewat di depan mata, baik dalam hal karier, hubungan pribadi, dan lain-lain.

Strategi Menakar dan Menegosiasikan Kelayakan Gaji

Penulis : Yulia Permata Sari
Strategi Menakar dan Menegosiasikan Kelayakan Gaji

dailymail.co.uk

SERING kali kita berhitung, apakah beban kerja sekaligus tanggung jawab pekerjaan kita sudah setara dengan gaji yang kita terima? Puaskah kita dengan apa yang kita terima? Jika belum, maka Anda bukan satu-satunya orang yang merasakan ganjalan itu. Sebab, cukup banyak karyawan yang merasa kompensasi yang diberikan perusahaan kurang sesuai dengan beban pekerjaan yang harus diselesaikan.

Akan tetapi, sebelum buru-buru menghadap atasan untuk meminta kenaikan gaji, ketahui dulu apakah gaji yang diterima sudah terhitung layak atau belum dengan memerhatikan beberapa poin berikut ini:

1. Mengecek standar gaji
Lakukan riset untuk mengetahui standar gaji profesi yang Anda tekuni di perusahaan-perusahaan lain. Lakukan pengecekan berdasarkan kesamaan bidang pekerjaan, industri, pengalaman, serta keahlian.

Anda bisa mengecek berbagai situs penyedia informasi lowongan pekerjaan dan karier, berkonsultasi dengan orang-orang dalam organisasi profesi, atau bertanya kepada rekan sejawat yang bekerja di perusahaan lain. Teliti apakah upah yang Anda terima memang berada di bawah range gaji pada umumnya.

2. Bertanya kepada rekan sekantor
Bertanya kepada rekan sekantor merupakan cara lain untuk mengetahui apakah Anda dibayar di bawah standar gaji profesi. Namun, pastikan untuk bertanya secara hati-hati dan tidak mendesak, sebab mereka mungkin saja merasa tersinggung dan risih membicarakannya sebab beberapa orang pun sudah menabukan hal ini untuk dibicarakan.

Selain itu, apabila gaji Anda ternyata lebih besar daripada gajinya, situasi bisa berubah menjadi kurang nyaman bagi kedua pihak.

3. Berbicara dengan supervisor
Bicarakan masalah Anda dengan supervisor atau seseorang yang memiliki jabatan lebih tinggi di kantor. Minta pendapatnya tentang pendekatan terbaik yang dapat dilakukan untuk meminta kenaikan gaji, lalu tanyakan range gaji yang menurutnya layak untuk level pekerjaan Anda.

4. Mengumpulkan bukti
Susun daftar tertulis untuk mendokumentasikan seluruh prestasi dan pencapaian Anda selama bekerja di perusahaan tersebut. Jika semua bukti sudah terkumpul, Anda pun siap menggunakannya sebagai ''senjata'' untuk meminta kenaikan gaji. (OL-08)

MLM di Mata Syariat

Hukum Multi Level Marketing (MLM)

Penulis Al-Ustadz Abu Muhammad Dzulqarnain


Pengantar

Termasuk masalah yang banyak dipertanyakan hukumnya oleh kaum muslimin yang cinta untuk mengetahui kebenaran dan peduli dalam membedakan halal dan haram adalah masalah Multi Level Marketing (MLM). Transaksi dengan sistem MLM ini telah merambah di tengah manusia dan banyak mewarnai suasana pasar masyarakat. Maka sebagai seorang pebisnis muslim, wajib untuk mengetahui hukum transaksi dengan sistem MLM ini sebelum bergelut di dalamnya. Sebagaimana prinsip umum dari ucapan ‘Umar radhiyallahu’anhu: “Jangan ada yang bertransaksi di pasar kami kecuali orang yang telah paham agama.” (Dikeluarkan oleh At-Tirmidzy dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albany)

Maksud dari ucapan ‘Umar adalah bahwa seorang pedagang muslim hendaknya mengetahui hukum-hukum syariat tentang aturan berdagang atau transaksi dan mengetahui bentuk-bentuk jual-beli yang terlarang dalam agama. Dangkalnya pengetahuan tentang hal ini akan menyebabkan seseorang jatuh dalam kesalahan dan dosa. Sebagaimana telah kita saksikan tersebarnya praktik riba, memakan harta manusia dengan cara yang batil, merusak harga pasaran dan sebagainya dari bentuk-bentuk kerusakan yang merugikan masyarakat, bahkan merugikan negara.

Maka pada tulisan ini, kami akan menampilkan fatwa ulama terkemuka di masa ini. Mereka yang telah di kenal dengan keilmuan, ketakwaan dan semangat dalam membimbing dan memperbaiki umat.

Walaupun fatwa yang kami tampilkan hanya fatwa dari Lajnah Da’imah, Saudi Arabia, mengingat kedudukan mereka dalam bidang fatwa dan riset ilmiah. Namun, kami juga mengetahui bahwa telah ada fatwa-fatwa lain yang sama dengan fatwa Lajnah Da’imah tersebut, seperti fatwa Majma’ Al-Fiqh Al-Islamy (Perkumpulan Fiqh Islamy) di Sudan yang menjelaskan tentang hukum Perusahaan Biznas (Salah satu nama perusahaan MLM).

Fatwa Majma’ Al-Fiqh Al-Islamy Sudan ini dikeluarkan pada tanggal 17 Rabi’ul Akhir 1424 H, bertepatan dengan tanggal 17 Juni 2003 M pada majelis no. 3/24. kesimpulan dari fatwa mereka dalam dua poin-sebagaimana yang disampaikan oleh Amin ‘Am Majma Al-Fiqh Al-Islamy Sudan, Prof. DR. Ahmad Khalid Bakar-sebagai berikut: “Satu, sesungguhnya bergabung dengan perusahaan Biznas dan yang semisal dengannya dari perusahaan-perusaha an pemasaran berjejaring (MLM) tidak boleh secara syar’i karena hal tersebut adalah qimar.[1]

Dua, Sistem perusahaan Biznas dan yang semisal dengannya dari perusahaan-perusaha an berjejaring (MLM) tidak ada hubungannya dengan akad samsarah[2]-sebagaimana yang disangka perusahaan (Biznas) itu dan sebagimana mereka mengesankan itu kepada ahlul ilmi yang memberi fatwa boleh dengan alasan itu sebagai samsarah di sela-sela pertanyaan yang mereka ajukan kepada ahlul ilmi tersebut dan telah digambarkan kepada mereka perkara yang tidak sebenarnya-.”

Fatwa Majma’ Al-Fiqh Al-Islamy Sudan di atas dan pembahasan bersamanya telah dibukukan dan diberi catatan tambahan oleh seorang penuntut ilmu di Yordan, yaitu syaikh ‘Ali bin Hasan Al-Halaby.

Sepanjang yang kami ketahui, belum ada dari para ulama yang membolehkan sistem Multi Level Marketing ini. Memang ada sebagian dari tulisan orang-orang yang memberi kemungkinan bolehnya hal tersebut, tapi datangnya hanya dari sebagian para ulama yang dikabarkan kepada mereka sistem MLM dengan penggambaran yang tidak benar-sebagaimana dalam Fatwa Majma’ Al-Fiqh Al-Islamy-atau sebagian orang yang sebenarnya tidak pantas berbicara dalam masalah seperti ini.

Akhirulkalam, semoga apa yang tertuang dalam tulisan ini ada manfaatnya untuk seluruh pembaca dan membawa kebaikan untuk kita. Wallahula’lam

Fatwa Lajnah Da’imah pada tanggal 14/3/1425 dengan nomor (22935)

Telah sampai pertanyaan-pertanyaan yang sangat banyak kepada Al-Lajnah Ad-Da’imah Li Al-Buhuts Al-Ilmiyah wa Al-Ifta[3] tentang aktifitas perusahaan-perusaha an pemasaran berpiramida atau berjejaring (MLM)[4] seperti Biznas dan hibah Al-Jazirah. Kesimpulan aktivitas mereka adalah meyakinkan seseorang untuk membeli sebuah barang atau produk agar dia (juga) mampu meyakinkan orang-orang lain untuk membeli produk tersebut (dan) agar orang-orang itu juga meyakinkan yang lainnya untuk membeli, demikian seterusnya. Setiap kali bertambah tingkatan anggota dibawahnya (downline), maka orang yang pertama akan mendapatkan komisi yang besar yang mencapai ribuan real. Setiap anggota yang dapat meyakinkan orang-orang setelahnya (downline-nya) untuk bergabung, akan mendapatkan komisi-komisi yang sangat besar yang mungkin dia dapatkan sepanjang berhasil merekrut anggota-anggota baru setelahnya ke dalam daftar para anggota. Inilah yang dinamakan dengan pemasaran berpiramida atau berjejaring (MLM).

JAWAB:

Alhamdullilah, Lajnah menjawab pertanyaan di atas sebagai berikut:

Sesungguhnya transaksi sejenis ini adalah haram. Hal tersebut karena tujuan dari transaksi itu adalah komisi dan bukan produk. Terkadang komisi dapat mencapai puluhan ribu sedangkan harga produk tidaklah melebihi sekian ratus. Seorang yang berakal ketika dihadapkan di antara dua pilihan, niscaya ia akan memilih komisi. Karena itu, sandaran perusahaan-perusaha an ini dalam memasarkan dan mempromosikan produk-produk mereka adalah menampakkan jumlah komisi yang besar yang mungkin didapatkan oleh anggota dan mengiming-imingi mereka dengan keuntungan yang melampaui batas sebagai imbalan dari modal yang kecil yaitu harga produk. Maka produk yang dipasarkan oleh perusahaan-perusahaan ini hanya sekedar label dan pengantar untuk mendapatkan komisi dan keuntungan.

Tatkala ini adalah hakikat dari transaksi di atas, maka dia adalah haram karena beberapa alasan:

Pertama, transaksi tersebut mengandung riba dengan dua macam jenisnya; riba fadhl[5] dan riba nasi’ah[6]. Anggota membayar sejumlah kecil dari hartanya untuk mendapatkan jumlah yang lebih besar darinya. Maka ia adalah barter uang dengan bentuk tafadhul (ada selisih nilai) dan ta’khir (tidak cash). Dan ini adalah riba yang diharamkan menurut nash dan kesepakatan[7]. Produk yang dijual oleh perusahaan kepada konsumen tiada lain hanya sebagai kedok untuk barter uang tersebut dan bukan menjadi tujuan anggota (untuk mendapatkan keuntungan dari pemasarannya), sehingga (keberadaan produk) tidak berpengaruh dalam hukum (transaksi ini).

Kedua, ia termasuk gharar[8] yang diharamkan menurut syari’at, karena anggota tidak mengetahui apakah dia akan berhasil mendapatkan jumlah anggota yang cukup atau tidak?. Dan bagaimanapun pemasaran berjejaring atau piramida itu berlanjut, dan pasti akan mencapai batas akhir yang akan berhenti padanya. Sedangkan anggota tidak tahu ketika bergabung didalam piramida, apakah dia berada di tingkatan teratas sehingga ia beruntung atau berada di tingkatan bawah sehingga ia merugi? Dan kenyataannya, kebanyakan anggota piramida merugi kecuali sangat sedikit di tingkatan atas. Kalau begitu yang mendominasi adalah kerugian. Dan ini adalah hakikat gharar, yaitu ketidakjelasan antara dua perkara, yang paling mendominasi antara keduanya adalah yang dikhawatirkan. Dan Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam telah melarang dari gharar sebagaimana diriwayatkan oleh Muslim dalam shahihnya.

Tiga, apa yang terkandung dalam transaksi ini berupa memakan harta manusia dengan kebatilan, dimana tidak ada yang mengambil keuntungan dari akad (transaksi) ini selain perusahaan dan para anggota yang ditentukan oleh perusahaan dengan tujuan menipu anggota lainnya. Dan hal inilah yang datang nash pengharamannya dengan firman (Allah) Ta’ala, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil” [An-Nisa’: 29]

Empat, apa yang terkandung dalam transaksi ini berupa penipuan, pengkaburan dan penyamaran terhadap manusia, dari sisi penampakan produk seakan-akan itulah tujuan dalam transaksi, padahal kenyataanya adalah menyelisihi itu. Dan dari sisi, mereka mengiming-imingi komisi besar yang seringnya tidak terwujud. Dan ini terhitung dari penipuan yang diharamkan. Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, “Siapa yang menipu maka ia bukan dari saya” [Dikeluarkan Muslim dalam shahihnya]

Dan beliau juga bersabda, “Dua orang yang bertransaksi jual beli berhak menentukan pilihannya (khiyar) selama belum berpisah. Jika keduanya saling jujur dan transparan, niscaya akan diberkati transaksinya. Dan jika keduanya saling dusta dan tertutup, niscaya akan dicabut keberkahan transaksiny.”[Muttafaqun’Alaihi]

Adapun pendapat bahwa transaksi ini tergolong samsarah[9], maka itu tidak benar. Karena samsarah adalah transaksi (dimana) pihak pertama mendapatkan imbalan atas usahanya mempertemukan barang (dengan pembelinya). Adapun pemasaran berjejaring (MLM), anggotanyalah yang mengeluarkan biaya untuk memasarkan produk tersebut. Sebagaimana maksud hakikat dari samsarah adalah memasarkan barang, berbeda dengan pemasaran berjejaring (MLM), maksud sebenarnya adalah pemasaran komisi
dan bukan (pemasaran) produk. Karena itu orang yang bergabung (dalam MLM) memasarkan kepada orang yang akan memasrkan dan seterusnya[10].
Berbeda dengan samsarah, (dimana) pihak perantara benar-benar memasarkan kepada calon pembeli barang. Perbedaan diantara dua transaksi adalah jelas.

Adapun pendapat bahwa komisi-komisi tersebut masuk dalam kategori hibah (pemberian), maka ini tidak benar, andaikata (pendapat itu) diterima, maka tidak semua bentuk hibah itu boleh menurut syari’at. (Sebagaimana) hibah yang terkait dengan suatu pinjaman adalah riba. Karena itu, Abdullah bin Salam berkata kepada Abu Burdah radhiyallahu’anhuma, “Sesungguhnya engkau berada di suatu tempat yang riba tersebar padanya. Maka jika engkau memiliki hak pada seseorang kemudian dia menghadiahkan kepadamu sepikul jerami, sepikul gandum atau sepikul tumbuhan maka ia adalah riba.”[Dikeluarkan oleh Al-Bukhary dalam Ash-Shahih]

Dan (hukum) hibah dilihat dari sebab terwujudnya hibah tersebut. Karena itu beliau ‘alaihish shalatu wa sallam bersabda kepada pekerjanya yang datang lalu berkata, “Ini untuk kalian, dan ini dihadiahkan kepada saya.” Beliau ‘alaihish shalatu wa sallam bersabda, “Tidakkah sepantasnya engkau duduk di rumah ayahmu atau ibumu, lalu engkau menunggu apakah dihadiahkan kepadamu atau tidak?” [Muttafaqun’Alaih]

Dan komisi-komisi ini hanyalah diperoleh karena bergabung dalam sistem pemasaran berjejaring. Maka apapun namanya, baik itu hadiah, hibah atau selainnya, maka hal tersebut sama sekali tidak mengubah hakikat dan hukumnya.

Dan (juga) hal yang patut disebut disana ada beberapa perusahaan yang muncul di pasar bursa dengan sistem pemasaran berjejaring atau berpiramida (MLM) dalam transaksi mereka, seperti Smart Way, Gold Quest dan Seven Diamond. Dan hukumnya sama dengan perusahaan-perusaha an yang telah berlalu penyebutannya. Walaupun sebagiannya berbeda dengan yang lainnya pada produk-produk yang mereka perdagangkan.

Wabillahi taufiq wa shalallahu ‘ala Nabiyina Muhammad wa aalihi wa shohbihi.

[Fatwa diatas ditanda-tangani oleh Syaikh ‘Abdul ‘Azis Alu
Asy-Syaikh (ketua), Syaikh Shalih Al-Fauzan, Syaikh Abdullah

Al-Ghudayyan, Syaikh Abdullah Ar-Rukban, Syaikh Ahmad Sair Al-Mubaraky dan Syaikh Abdullah Al-Mutlaq]

Dikutip dari majalah An-Nashihah volume 14, hal. 12-14

Catatan Kaki :

[1] Qimar adalah seseorang mengeluarkan biaya dalam sebuah transaksi yang ada kemungkinan dia beruntung dan ada kemungkinan dua merugi (Penerjemah)

[2] Yaitu jasa sebagai perantara atau makelar

[3] Yaitu komisi khusus bidang riset ilmah dan fatwa. Beranggotakan ulama-ulama terkemuka di Saudi Arabia bahkan menjadi rujukan kaum muslimin di berbagai belahan bumi. (Penerjemah)

[4] Kadang disebut dengan istilah Pyramid Scheme, network marketing atau multi level marketing (MLM). (Penerjemah)

[5] Riba fadhl adalah penambahan pada salah satu dari dua barang ribawy (yaitu barang yang berlaku pada hukum riba) yang sejenis dengan transaksi yang kontan (Penerjemah)

[6] Riba nasi’ah adalah transaksi antara dua jenis barang ribawy yang sama sebab ribanya dengan tidak secara kontan. (Penerjemah)

[7] Maksudnya menurut nash Al-Qur’an dan As-Sunnah serta kesepakatan para ulama. (Penerjemah)

[8] Gharar adalah apa yang belum diketahui akan diperoleh atau tidak, dari sisi hakikat dan kadarnya. (Penerjemah)

[9] Maksudnya jasa sebagai perantara atau makelar. (Penerjemah)

[10] Pengguna barang tersebut adalah anggota MLM, hal ini dikenal dengan istilah user 100%. (editor)

Sumber: Milis Salafi-Indonesia@yahoogroups.com

PENINGKATAN PERAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENGELOLAAN KAWASAN INDUSTRI DAN LOGISTIK

Oleh: Dasep Titof
BAB I
PENDAHULUAN
Bisnis PT. KBN adalah mengelola kawasan industri baik yang berstatus
kawasan berikat (export processing zone) maupun non berikat. Jenis jasa
utama yang dilakukan oleh PT. KBN meliputi jasa properti yang terdiri dari
penyewaan lahan dan bangunan untuk pabrik dengan layanan “one stop
service dan kegiatan pelayanan logistik”.
Dengan Visi “menjadi kawasan industri dengan layanan jasa properti dan
logistik yang ramah lingkungan, pilihan utama dan terpercaya”.
Persaingan bisnis yang semakin ketat di era globalisasi ini menuntut
perusahaan untuk menyusun kembali strategi dan taktik bisnisnya. Jika dilihat
lebih mendalam, ternyata esensi dari persaingan terletak pada bagaimana
sebuah perusahaan dapat mengimplementasikan proses penciptaan produk
dan atau jasanya secara lebih murah, lebih baik, dan lebih cepat
dibandingkan dengan pesaing bisnisnya. Saat ini penerapan teknologi
informasi dan komunikasi diperlukan dalam dunia bisnis sebagai alat bantu
dalam upaya memenangkan persaingan.
1.1 Pembangunan teknologi informasi dan komunikasi PT. KBN (Persero)
Pembangunan Teknologi Informasi Perusahaan dilakukan secara
bertahap sebelum sebuah sistem holistik atau menyeluruh selesai
Halaman : 2
dibangun, hal tersebut disesuaikan dengan kekuatan sumber daya
yang dimiliki. Dalam penerapannya rencana strategis Teknologi
Informasi senantiasa diselaraskan dengan Rencana Perusahaan, agar
setiap penerapan Teknologi Informasi dapat memberikan nilai bagi
Perusahaan.
Mengacu kepada Arsitektur Teknologi Informasi Perusahaan
pembangunan, penerapan Teknologi Informasi yang dilakukan
dikategorikan sebagai berikut :
• Aplikasi Teknologi Informasi yang menjadi landasan dari berbagai
aplikasi lain yang ada di dalam Perusahaan antara lain sistem operasi,
basis data, network management dan lain-lain.
• Aplikasi yang sifatnya mendasar (utility) yaitu aplikasi Teknologi
Informasi yang dipergunakan untuk berbagai urusan utilisasi sumber
daya Perusahaan anatara lain sistem penggajian, sistem akuntansi &
keuangan dan lain-lain.
• Aplikasi Teknologi Informasi yang sesuai dengan kebutuhan spesifik
Perusahaan terutama yang berkaitan dengan proses penciptaan
produk/jasa yang ditawarkan Perusahaan antara lain Aplikasi Properti,
Aplikasi Forwarding dan Aplikasi Pergudangan.
1.2 Pemanfaatan teknologi informasi & komunikasi PT. KBN (Persero)
• Perusahaan sudah pemanfaatkan Teknologi Informasi dalam
menunjang kegiatan operasional dan menunjang bisnis utama yaitu
Properti dan Logistik.
• Perusahaan sudah memiliki aplikasi Teknologi Informasi yang
terintegrasi, didukung sistem jaringan komputer transaksi terlaksana
Halaman : 3
secara online dari Kantor Pusat hingga Unit Usaha sehingga dapat
mengefisiensikan kegiatan operasional Perusahaan.
Pemanfaatan Teknologi Informasi yang sudah dilakukan dalam
menunjang kegiatan operasional Perusahaan meliputi bidang-bidang
sebagai berikut :
1. Sistem Informasi Akuntansi dan Keuangan
2. Sistem Informasi Properti
3. Sistem Informasi Forwarding.
4. Sistem Informasi Pergudangan.
5. Sistem Informasi SDM
6. Sistem Informasi Poliklinik
7. Aplikasi Audit Internal (Pengawasan SPI)
8. Sistem Persediaan ATK/Cetakan
9. Sistem Inventarisasi Peralatan Kantor
10. Sistem Electronic Data Interchange (EDI) untuk pengiriman dokumen
PEB
11. Website dan intranet.
Halaman : 4
BAB II
USULAN PENINGKATAN PERAN
TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI
Kegiatan jasa pelayanan logistik mengintegrasikan usaha pelayanan
forwarding dan pergudangan baik gudang berikat maupun gudang umum
serta depo kontainer ke dalam mata rantai sistem total logistik (Total Logistik
System), meliputi :
• Jasa pengurusan dokumen ekspor/impor;
• Jasa angkutan barang;
• Jasa bongkar muat; dan
• Jasa sewa gudang/lapangan dan depo kontainer.
2.1 Peran teknologi informasi dibidang jasa logistik.
Teknologi Informasi sebagai tulang punggung manajemen supply chain,
konsep manajemen supply chain tidak dapat dipisahkan dari
perkembangan teknologi informasi (TI). Bahkan, kalau dilihat dari
sejarahnya, justru kemajuan teknologi inilah yang melahirkan prinsipprinsip
dasar dari manajemen supply chain. Alasannya cukup
sederhana, yaitu karena esensi dari pengintegrasian berbagai proses
dan entitas bisnis di dalam domain manajemen supply chain adalah
melakukan share terhadap informasi yang dimiliki dan dihasilkan oleh
berbagai pihak .
Halaman : 5
A. Perspektif Teknis
Dilihat dari sisi teknis, ada dua fungsi dari teknologi informasi yang
harus dipenuhi, yaitu :
1. Fungsi penciptaan
Aspek-aspek yang harus dapat dilakukan oleh teknologi informasi
adalah sebagai berikut :
• Teknologi informasi harus mampu menjadi sarana untuk
mengubah fakta-fakta atau kejadian-kejadian sehari-hari yang
dijumpai dalam bisnis perusahaan ke dalam format data
kuantitatif. Ada dua cara umum yang biasa dipergunakan,
yaitu secara manual dan otomatis. Yang dimaksud dengan
manual adalah dilibatkannya seorang user untuk melakukan
data entry terhadap fakta-fakta relevan didalam aktivitas
sehari-hari yang dipandang perlu direkam. Misalnya catatan
pengeluaran keuangan, keluhan pelanggan, pesanan
konsumen, pengeluaran barang dari gudang dan lain-lain.
Sedangkan yang dimaksud dengan cara otomatis disini adalah
jika berbagai teknologi dipergunakan sebagai alat untuk
merekam fakta dan mengubahnya menjadi data tanpa harus
melibatkan unsur manusia sebagai data entry. Contohnya
adalah penggunaan barcode untuk kode barang, smart card
untuk data pelanggan, scanner untuk mencatat kendaraan
dipintu gerbang kawasan.
• Teknologi harus mampu mengubah data mentah yang telah
dikumpulkan menjadi informasi yang relevan bagi setiap
Halaman : 6
penggunanya yaitu manajemen, staf, konsumen, mitra bisnis,
pemilik perusahaan, dan pihak-pihak lain yang
berkepentingan.
• Tugas teknologi informasi selanjutnya adalah mengolah
informasi yang diperoleh dengan berbagai konteks organisasi
yang ada menjadi sebuah knowledge yang dapat diakses oleh
semua pihak di dalam perusahaan.
• Akhirnya, kumpulan dari knowledge yang diperoleh dan
dipelajari selama perusahaan beroperasi akan menjadi suatu
bekal “kebijaksanaan” (wisdom) yang tidak ternilai harganya.
Wisdom yang diperoleh merupakan hasil dari pembelajaran
sebuah organisasi yang akan menjadi identitas perusahaan
dimasa mendatang.
2. Fungsi penyebaran
Terhadap entitas fakta, data, informasi, knowledge, dan wisdom
tersebut, teknologi informasi memiliki fungsi-fungsi yang
berhubungan dengan aspek penyebaran sebagai berikut :
• Gathering. Teknologi informasi harus memiliki fasilitas-fasilitas
yang mampu mengumpulkan entitas-entitas tersebut dan
meletakannya di dalam suatu media penyimpanan digital.
• Organising. Untuk memudahkan pencarian terhadap entitasentitas
tersebut dikemudian hari, teknologi informasi harus
memiliki mekanisme baku dalam mengorganisasikan
penyimpanan entitas-entitas tersebut di dalam media
penyimpanan.
Halaman : 7
• Selecting. Disaat berbagai pihak di dalam perusahaan
membutuhkan entitas-entitas tersebut, teknologi informasi
harus menyediakan fasilitas untuk memudahkan pencarian
dan pemilihan. Teknologi portal merupakan salah satu cara
yang sedang digemari oleh perusahaan dalam memecahkan
permasalahan ini.
B. Perspektif Manajerial
Dilihat dari sisi bisnis dan manajerial, terutama dalam kaitannya
dengan manajemen supply chain, ada empat peranan yang
diharapkan oleh perusahaan dari implementasi efektif sebuah
teknologi informasi, yaitu :
1. Minimize risk
Setiap bisnis memiliki risiko , terutama berkaitan dengan factorfaktor
keuangan. Pada umumnya risiko berasal dari
ketidakpastian dalam berbagai hal dan aspek-aspek eksternal lain
yang berada diluar control perusahaan. Saat ini berbagai jenis
aplikasi telah tersedia untuk mengurangi risiko-risiko yang kerap
dihadapi oleh bisnis seperti forecasting, financial advisory,
planning expert dan lain-lain. Kehadiran teknologi informasi selain
harus mampu membantu perusahaan mengurangi risiko bisnis
yang ada, perlu pula menjadi sarana untuk membantu
manajemen dalam mengelola risiko yang dihadapi.
Halaman : 8
2. Reduce costs
Peranan teknologi informasi sebagai katalisator dalam berbagai
usaha pengurangan biaya-biaya operasional perusahaan pada
akhirnya akan berpengaruh terhadap profitabilitas perusahaan.
Sehubungan dengan hal tersebut biasanya ada empat cara yang
ditawarkan teknologi informasi untuk mengurangi biaya-biaya
kegiatan operasional yaitu :
• Eleminasi proses. Implementasi berbagai komponen teknologi
informasi akan mampu menghilangkan atau mengeliminasi
proses-proses yang dirasa tidak perlu. Contoh call center
untuk menggantikan fungsi layanan pelanggan dalam
menghadapi keluhan pelanggan.
• Simplifikasi proses. Berbagai proses yang panjang dan
berbelit-belit (birokratis) biasanya dapat disederhanakan
dengan mengimplementasikan berbagai komponen teknologi
informasi. Contoh order dapat dilakukan melalui situs
perusahaan tanpa perlu datang ke bagian pelayanan order.
• Integrasi proses. Teknologi informasi juga mampu melakukan
pengintegrasian beberapa proses menjadi satu sehingga
terasa lebih cepat dan praktis (secara langsung akan
meningkatkan kepuasan pelanggan juga).
• Otomatisasi proses. Mengubah proses manual menjadi
otomatis merupakan tawaran klasik dari teknologi informasi.
Halaman : 9
Contoh scanner untuk menggantikan fungsi mata manusia
dalam meletakan dan mencari barang digudang.
3. Add Value
Peranan selanjutnya dari teknologi informasi adalah untuk
menciptakan value bagi pelanggan perusahaan. Tujuan akhir dari
penciptaan value tidak sekedar untuk memuaskan pelanggan,
tetapi lebih jauh lagi untuk menciptakan loyalitas sehingga
pelanggan tersebut bersedia selalu menjadi konsumennya untuk
jangka panjang.
4. Create new realities
Perkembangan teknologi informasi terakhir yang ditandai dengan
pesatnya teknologi internet telah mampu menciptakan suatu
arena bersaing baru bagi perusahaan, yaitu di dunia maya.
Berbagai konsep e-business semacan e-commerce, eprocurement,
e-customer, e-loyalty, dan lain-lainnya pada
dasarnya merupakan cara pandang baru dalam menanggapi
mekanisme bisnis di era globalisasi informasi.
C. Konsep sistem informasi terpadu
Konsep menajemen supply chain memperlihatkan adanya proses
ketergantungan antara berbagai perusahaan yang terkait di dalam
sebuah system bisnis. Semakin banyak perusahaan yang terlibat
dalam rantai tersebut, akan semakin kompleks strategi pengelolaan
yang perlu dibangun. Jika diperharikan dengan seksama, didalam
Halaman : 10
sebuah perusahaan ada tiga aliran entitas yang harus dikelola
dengan baik yaitu :
(1) aliran produk dan jasa (flow of products and services);
(2) aliran uang (flow of money);
(3) aliran dokumen (flow of documents)
Yang dimaksud dengan system informasi terpadu disini adalah
sebuah system yang terdiri dari berbagai komponen data, aplikasi,
dan teknologi yang saling berkaitan untuk mendukung kebutuhan
informasi perusahaan
2.3 Internetisasi
Perkembangan teknologi komputer dan telekomunikasi telah berhasil
menciptakan infrastruktur informasi baru yang dikenal dengan istilah
internet. Infrastruktur ini meliputi serangkaian jaringan elektronik yang
bermanfaat dalam memfasilitasi transfer informasi dan komunikasi
interaktif, diantaranya jaringan telepon, jaringan kabel (cable networks),
jaringan selular, satelit, jaringan intra-komputer korporasi dan bisnis.
Dalam konteks bisnis, internet membawa dampak transpormasional
yang menciptakan paradigma baru dalam berbisnis, berupa digital
marketing atau internet marketing (cyber marketing, electronic
marketing). Istilah internetisasi mengacu pada proses sebuah
perusahaan terlibat dalam aktivitas-aktivitas bisnis secara elektronik (ecommerce
atau e-bisnis), khususnya dengan memanfaatkan internet
sebagai media, pasar, maupun infrastruktur penunjang. Definisi ecommerce
bisa ditinjau dari 5 perspektif : online purchasing, digital
Halaman : 11
communication, service, business process, dan market-of-one
perspectives.
PERSPEKTIF DEFINISI E-COMMERCE
1 Online purchasing
perspective
Sistem yang memungkinkan pembelian dan
penjualan produk dan informasi melalui
internet dan jasa online lainnya
2 Digital
communication
perspective
Sistem yang memungkinkan pengiriman
informasi digital, produk, dan jasa
pembayaran online.
3 Service perspective Sistem yang memungkinkan upaya
menekan biaya, menyempurnakan kualitas
produk dan informasi instant terkini; dan
meningkatkan kecepatan penyampaian jasa
4 Business process
perspective
Sistem yang memungkinkan otomatisasi
transaksi bisnis dan aliran kerja.
5 Market of one
perspective
Sistem yang memungkinkan proses
customization produk dan jasa untuk
diadaptasikan pada kebutuhan dan
keinginan setiap pelanggan secara efisien
2.4 Penerapan e-Commerce
Aplikasi e-Commerce ditopang oleh berbagai infrastruktur sedangkan
implementasinya tidak lepas dari 4 wilayah utama yaitu manusia,
kebijakan public, standard dan protokoler teknis, serta organisasi lain.
Manajemen e-Commerce-lah yang akan mengkoordinasikan aplikasi,
infrastruktur dan pilar-pilarnya. Pilar orang terdiri dari pembeli, penjual,
perantara, jasa, orang, system informasi dan manajemen. Pilar kebijakan
publik meliputi pajak, hokum dan isu privasi. Pilar standar teknis
mencakup dokumen, keamanan dan protocol jaringan dan system
pembayaran. Sedangkan pilar organisasi adalah partner, pesaing,
asosiasi dan pelayanan pemerintah.
Halaman : 12
2.5 Kemitraan bisnis Internasional
Perkembangan teknologi dan tantangan kompetisi yang mengikuti arus
globalisasi pasar menyebabkan banyak perusahaan terjun ke dalam
kemitraan bisnis internasional. Arus globalisasi yang memberikan
tantangan persaingan yang lebih ketat terhadap perusahaan yang
berkecimpung dipasar internasional telah membuat perusahaan menjadi
semakin perlu untuk saling bermitra agar mendapatkan posisi yang lebih
kuat di pasar. Selain itu, perkembangan teknologi dan kemajuan
dibidang teknologi informasi & komunikasi, transportasi membuat
kemitraan menjadi lebih mudah dilakukan.
Halaman : 13
BAB III
KESIMPULAN
Persaingan bisnis yang semakin ketat di era globalisasi menuntut perusahaan
untuk menyusun kembali strategi dan taktik bisnisnya. Teknologi Informasi
sebagai tulang punggung manajemen supply chain, konsep manajemen
supply chain tidak dapat dipisahkan dari perkembangan teknologi informasi
(TI). Konsep menajemen supply chain memperlihatkan adanya proses
ketergantungan antara berbagai perusahaan yang terkait di dalam sebuah
system bisnis. Semakin banyak perusahaan yang terlibat dalam rantai
tersebut, akan semakin kompleks strategi pengelolaan yang perlu dibangun.
Dalam konteks bisnis, internet membawa dampak transpormasional yang
menciptakan paradigma baru dalam berbisnis, berupa digital marketing atau
internet marketing (cyber marketing, electronic marketing). Istilah internetisasi
mengacu pada proses sebuah perusahaan terlibat dalam aktivitas-aktivitas
bisnis secara elektronik (e-commerce atau e-bisnis), khususnya dengan
memanfaatkan internet sebagai media, pasar, maupun infrastruktur
penunjang.
Halaman : 14
Daftar Pustaka
Richardus Eko Indrajit, Richardus Djokopranoto.2002.Konsep Manajemen
Supply Chain.Grasindo.
Gregorius Chandra, Fandy Tjiptono, Yanto Chandra.2004. Pemasaran
Global:Internasionalisasi dan internetisasi. Penerbit andi.

Peranan Teknologi Informasi di Bidang Manajemen/Bisnis dan Perbankan

Oleh: Faisal Akib

Di bidang bisnis baik perdagangan barang maupun jasa komputer akan sangat penting untuk kegiatan transaksi baik rutin, periodik, maupun insidental dan menyediakan banyak informasi dengan cepat dan tepat.

Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen (Management Information System – MIS), merupakan sistem informasi yang sudah banyak diterapkan pada perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan barang dan jasa baik pada perusahaan besar, menengah, atau perusahaan kecil. SIM dapat diterapkan pada semua tingkat atau level manajemen yang ada yaitu manajemen tingkat atas (top management), manajemen tingkat menengah (middle management), dan manajemen tingkat bawah (lower management).

Di perusahaan dagang seperti department store, telah dipergunakan mesin cash register (mesin kasir) yang dilengkapi dengan kendali komputer sehingga mesin tersebut dapat dikendalikan oleh pihak manajer hanya dari ruang kerjanya secara cepat dan tepat, untuk scanning barcode kode barang dagangan, menghitung laba rugi, inventaris, dan sebagainya.

Di bidang perbankan, salah satu solusi sistem informasi perbankan telah diperkenalkan oleh perusahaan besar seperti Hewlett-Packard (HP), yang bekerja sama dengan Infosys telah memperkenalkan solusi core banking, yang disebut Finacle kepada bank-bank di Indonesia. Finacle memberikan solusi bagi bank yang ingin melakukan up-grade terhadap sistem yang telah mereka miliki. Dengan menggunakan Finacle, up-grade sistem bisa dilaksanakan dengan resiko investasi maupun kegagalan migrasi yang rendah. Ini penting bagi bank-bank agar mampu menghadapi siklus bisnis yang selalu berubah. Dengan solusi terpadu ini – berupa software dan hardware, jaringan, sistem integrasi, serta opsi consulting dan outsourcing – bank juga akan memiliki nilai tambah sehingga menjadi lebih kompetitif.

Perkembangan teknologi informasi telah mempengaruhi kebijakan dan strategi dunia usaha perbankan yang selanjutnya lebih mendorong inovasi dan persaingan di bidang layanan terutama jasa layanan pembayaran melalui bank. Inovasi jasa layanan perbankan yang berbasis teknologi tersebut terus berkembang mengikuti pola kebutuhan nasabah bank. Transaksi perbankan berbasis elektronik, termasuk internet dan menggunakan handphone merupakan bentuk perkembangan penyedia jasa layanan bank yang memberikan peluang usaha baru bagi bank yang kerakibat pada perubahan strategi usaha perbankan, dari yang berbasis manusia (tradisional) menjadi berbasis teknologi informasi yang lebih efisien dan praktis bagi bank. Pada perusahaan jasa seperti perbankan komputer digunakan untuk menghitung bunga secara otomatis, transaksi on-line, ATM, dan sebagianya.

Komputer juga banyak digunakan untuk proses akuntansi, melakukan analisis keuangan, neraca, laba-rugi, dan sebagainya. Bahkan ada beberapa software yang secara khusus disediakan untuk operasi akuntansi. Di bidang perhotelan komputer digunakan untuk menentukan jumlah dan jenis kamar yang telah terisi dan masih kosong. Bahkan saat ini pada penjualan pertokoan kecil, usaha kecil dan menengah (UKM), apotek dan bermacam-macam usaha kecil lainnya juga telah banyak menggunakan komputer.

T U G A S

English French German Spain Italian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

About Me

My photo
Bandung, Jawa Barat, Indonesia

Followers

TAK GENDONG

LIVE MUSIC